Part 44

1082 Kata

Haruskah berakhir dengan begitu saja saat-saat bahagia yang masih sangat melekat pada hidup meraa. Kediaman ale seakan menjawab semua tanya meraa. Tersirat pancaran mata yang sangat menaruh kekecewaan yang begitu dalam , Namun pada dasar nya meraa pun juga belum mengetahui pasti dengan apa yang sebenarnya sedang ale pikirkan. Meraa sudah di perbolehkan pulang dengan dokter karena keadaan nya sudah sangat membaik. Setelah mendapat ijin , Ale membawa meraa pulang menuju ke rumah orang tua meraa. Sepanjang perjalanan mereka hanya mampu membungkam kan suara masing-masing. Sesekali ale menatap sendu wajah meraa dan sangat jelas terlihat oleh ale jika ada pandangan kosong dalam mata meraa. Ale sendiri pun juga merasakan hal yang sama seperti meraa , Tapi jika ia mulai mengucapkan sesua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN