"Maaas aku cuma hamil loh bukan sakit kok nggak boleh ngapa-ngapain, " ujar Aisyah saat ia merasa lelah juga dilarang ini itu. Setya tersenyum lebar, mencium ujung kepala istrinya dan menyuapi Aisyah saat sarapan dan akan berangkat serah terima jabatan. "Aku terlalu bahagian dik Ais, Allah terlalu baik padaku, menyatukan kita, lalu tak lama sudah menitipkan amanah janin ini pada kita, kalau jabatan ah aku pikir bukan apa-apa, bukannya aku tidak mau bersyukur tapi kenahagiaanku lebih pada adanya janin ini," setelah keduanya selesai sarapan mereka bersiap berangkat menuju kantor Setya. "Mas, dandananku benar kan, aku tidak mau membuat mas malu," ujar Aisyah. "Kamu selalu cantik, mau pakai baju apapun," jawab Setya. "Mas gombal," sahut Ais. "Loh bener tapi lebih cantik kalau tidak

