40 - Siapa Roby?

1055 Kata

Klik! Klik! Klik!   Jari-jari itu menggenggam sebuah pena sembari memainkan ujung pena tersebut. Terlihat penuh kerutan di dahinya. Ia memandang perkotaan yang tampak di kaca jendela kantornya kini. Melihat hiruk pikuk jalanan dan gedung-gedung perkantoran di bawah sana.   “Tuan, pemilik villa itu tidak mau menjualnya untuk kita,” ucap seorang sekretaris tersebut yang dari tadi sudah berdiri di depan meja kerja itu. Setelah mendapat panggilan dari rekannya.   Pria yang masih memegang pena itu memutar kursinya dan memandang sekretarisnya. “Apa? Meski kubeli dengan harga 5M masih tidak mau menjualnya?! Aku perlu villa itu. Lokasinya strategis.”   “T-tapi bukankah masih banyak villa yang lain?”   Ringisan di wajahnya nampak licik. “Haha. Aku hanya mau villa itu,” jawabnya datar.  

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN