Bab 28 Permintaan ketiga

972 Kata

  Oza memandang takjub pemandangan yang ada di bawah sana. Sedari naik ke atas rumah pohon ini atensinya tak teralihkan sedikitpun pada apapun selain pemandangan di depannya. Sebuah pemandangan kerlap-kerlip lampu gedung dan kendaraan mampu membuatnya melihat dengan jelas lalu lalang ibu kota dari atas sini. Di tambah dengan hembusan angin yang menerbangkan beberapa helai anak rambutnya yang sedikit mencuat dari ikatan. Membuatnya relax dan sangat menikmati suasana saat ini. "Kok aku jadi nyesel ya ngajak kamu kesini?" Oza menolehkan pandangannya ke samping kiri, tepat dimana Lingga berdiri. Ia tersenyum malu dan mulai memfokuskan diri kepada Lingga. "Aku baru tau aja ada tempat sebagus ini," Ucap Oza kemudian. "Ini udah lama, Cuma di perbaiki terus biar tetap kokoh" Lingga memandang s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN