Chapter 50

1009 Kata

Raut wajah Atayya langsung muram ketika ia melihat pemandangan di atas mejanya yang begitu berantakan. "CCTV elo, Gan," ucap Nella. "Dari tadi pagi eror, La. Makanya gua mikir keras ini," sahut Regan. Atayya yang sudah diberitahu Regan sebelumnya, ia pun memulai kembali aktingnya untuk mengelabui Nella. "Aya sudah lelah banget, Bubu. Aya kerjakan semuanya sampai malam, tapi apa? Malah ada yang rusak," ucap Atayya sembari menangis. Regan pun langsung menenangkan Atayya dengan cara memeluk gadis itu dengan erat. "Nanti Bubu cari tahu siapa pelakunya, ya. Aya enggak boleh nangis. Katanya nanti siang mau ada rapat," sahut Regan. "Kenapa mereka jadi romantis banget sih," ucap salah seorang rekan tim kerja Atayya. "Lukas, boleh minta tolong?" tanya Regan. Sebelumnya, Regan semp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN