Kulewati banyak hal untuk sampai pada titik singgahku. Banyak duri yang telah kulewati, juga goresan yang harus kulangkahi. Pada semua kelam yang menyayat diri, ku tegarkan itu menjadi sesuatu yang kutunggui. Sampai akhirnya, kutemui senyum-mu. Pada tanya yang sudah kutemukan jawabnya. *** Raka duduk dimeja makan. Tersenyum oleh pemandangan yang tidak akan pernah dilupakannya. Sudah lama dia tidak merasakan kebahagiaan seperti ini. Ketika kini semua itu terasa nyata. Raka bahkan tak henti-hentinya bersyukur. Raka pikir dia tidak akan bisa merasakan kebahagiaan ini lagi, ketika ternyata Tuhan masih baik mengabulkan semua keinginan-nya. Raka tidak percaya, karena semua yang sudah terjadi kepadanya, membuat kedua orang tuanya kembali bersama. Jika Raka tahu seperti ini akhir

