Masih ku tahan serangan mendadak yang melukai. Pada untain kata yang menyayat membekas diri. Tanpa memperhitungkan, sang empunya berusaha menahan diri. Kentara sekali, bahwa ini sudah tidak berarti. *** Karin kembali pada masa paling menyakitkan. Ketika setiap malam harus berkutat dengan pikirannya. Sebenarnya, Karin termasuk salah satu orang yang memiliki insomnia tinggi. Mungkin karena dirinya terlalu banyak memikirkan hal-hal yang tidak seharusnya menjadi beban dalam hidupnya. Waktu itu Karin sempat heran, karena ketika ia dan Raka menginap dihotel ia bisa tidur sepulas itu, tidak seperti biasanya. Entahlah atau memang Karin yang terlalu lelah saat itu. Tidak berakhir disitu, buktinya waktu Karin tinggal beberapa hari dirumah Raka, ia juga tidur tepat waktu, seakan seluruh

