Memeluk Luka

1867 Kata

Pada penolakan yang kerap kali didapatkan, ada perasaan kecewa yang mendalam dalam raga. Menolak menerima bahwa harapan mudah terhempas begitu saja. ***       Pagi ini Karin bahkan sudah bangun ketika jam wekker dinakasnya menunjukkan pukul 05.00 dini hari. Yang bearti gadis itu hanya terlelap dua jam saja. Dengan wajah kembang dan juga kantung mata bengkak, Karin masih terduduk diatas kasurnya. Sesekali matanya terpejam, seakan pagi ini tidak berpihak pada dunianya. Tapi ia buang segala pemikiran buruk, untuk kemudian berlalu mempersiapkan diri. Jadi setelah mandi dan bersiap-siap dengan seragam sekolah yang hanya memakan waktu setengah jam saja. Karin memutuskan untuk berangkat sekolah sepagi mungkin, karena kali ini berbeda. Semua orang menatapnya hina. Karin tidak ingin diperlaku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN