Ada keraguan dalam balutan wajah nan tajam. Mendadak peduli dan kerap kali lupa diri. Sampai akhirnya, sebuah kebersamaan yang sebetulnya di-ingini. Meski beberapa orang terlahir begitu egois, karena maunya ingin terus dipenuhi. *** Malam itu setelah melahap habis seluruh makanan-nya baik Karin maupun Raka mendadak ogah-ogahan. Mereka kekenyangan bukan main, karena pesanan Karin begitu banyak ditambah Raka yang juga ikut mencoba semua menu. Keduanya mendadak lesu, ditambah nantinya mereka harus menempuh perjalanan jauh, disaat mata sudah kelelahan dan mengantuk. Akhirnya setelah memutus sepihak, Raka mengajak Karin untuk menginap dihotel berbintang yang kebetulan tidak jauh dari tempat mereka makan. Bukan egois, tapi daripada terjadi hal yang tidak diinginkan, lebih baik m

