Bertemu Mantan

1247 Kata

Apa mungkin, Viola mau padanya yang dingin dan kasar? Richard mulai merasa cemas. Tio melihat raut cemas bosnya. Ia mengerti bosnya jadi insecure karena ucapan Viola tadi. “Bagus Vio, kamu memang pintar melindungi dirimu. Saya salut sama kamu, serius!” kata Tio memutus ketegangan yang dirasa oleh Richard. “Makasih, Pak,” jawab Viola singkat. Tio kembali fokus mengemudi sambil menatap wajah bosnya dari kaca depan mobilnya. Kelihatannya Richard sangat gelisah. Ia tak berhenti menatap wajah Viola, tapi sorot matanya begitu cemas. Sedangkan Viola fokus menatap jendela menghindari kontak dengan Richard. ‘Akan aku tanyakan apa yang membuat bos cemas nanti selepas meeting,' batin Tio penasaran. Meeting dengan klien Inggris berjalan dengan baik. Viola benar-benar cerdas melobby klien tersebu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN