Niat Ingin Dipecat

1162 Kata

“Bos, cemburu, ya?” tanya Tio nekat. Ia nekat menanyakan hal itu dengan konsekuensi akan dibentak atau malah diusir dari mobil ini saat ini juga. Kalau dipecat, ia tak yakin. Karena meski selama ini Richard selalu mengancam akan memecatnya, tetap saja ia bisa bekerja hingga hari ini. “Siapa yang cemburu, hah!” semprot Richard garang. Ia tak butuh wanita lagi dalam hidupnya. Kenapa juga ia harus cemburu pada sekretaris gatal yang bisanya cuma menggoda laki-laki saja? “Kalau tidak cemburu, ya udah, Bos. Tidak perlu marah-marah begitu. Kalau begitu, saya akan mulai mengejar Viola dan akan bersaing dengan William,” pancing Tio lagi. “Diam kamu! Berisik, tahu nggak? Cepat antar aku pulang sekarang!” Richard tak bisa lagi membendung amarahnya. Ia tak mungkin melarang Tio untuk mengejar Vi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN