Keanehan William

1178 Kata

“Sampai jumpa besok, Vio. Jangan terlalu di pikirkan tentang Leo tadi, ya! Kalau kamu mau beri dia pelajaran, aku bisa membuat perusahaannya bangkrut besok. Gimana?” kata Richard lembut. Richard sebenarnya masih kesal pada Leo tadi. Seenaknya saja lelaki itu memegang tangan Viola dan berniat mengajaknya tidur dengannya. Kenapa gadis incarannya ini, banyak yang suka, sih? Richard kesal sendiri karenanya. “Tidak usah, Pak,” tolak Viola tegas. Ia lalu menatap heran Richard. “Tunggu! Saya seharian ini bingung melihat sikap Anda pada saya. Kenapa Anda berubah menjadi lembut? Saya risi, Pak. Bersikap seperti biasa saja, bisa tidak, Pak? Bila perlu marahi saja saya seperti biasanya!” protes Viola. Richard tertawa, ia sudah menemukan celah untuk mendekati Viola. Ia benar-benar gemas melihat kes

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN