15.3

1318 Kata

Suasana rumah Chandra kini lebih santai daripada sebelumnya. Beberapa anggota keluarga Revano juga sudah mulai berbaur. Tidak seperti tadi pagi. Begitupun dengan Risolv yang tengah berbicara dengan Braga. Keduanya memang tidak saling melempar senyum ketika mengobrol, tapi obrolan serius yang mereka ucapkan sudah menjadi sebuah peningkatan pesat. Ajeng? Wanita tua itu masih enggan. Sejak tadi hanya duduk di sofa dan melihat sekitar. Ayu juga enggan mendekati. Ayu bilang jika itu adalah akibat dari ulahnya yang masih saja mementingkan harga diri di atas segalanya. "Kapan jadinya mau di kasih nama?" Tanya Chandra. Wanita itu kini menggendong salah satu anak kembar Riana. Ya, Riana ikut dan membawa si kembar. Jelas saja langsung disambut oleh Chandra dan Ayu begitu permasalahan mereka selesa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN