13.4

1346 Kata

"Revano, berhenti!" Cegah Rivanya takut. Revano lepas dari jangkauannya. Lelaki itu sudah berniat menyerang pria di depan mereka. Bugh. Krak. Meleset. Pukulan super dahsyat dari kepalan tangan Revano meleset. Bukannya mengenai wajah tua itu, Revano malah menghantam sebuah figura poto yang berada tepat di samping kepala sang ayah. "Cari bukti sebanyak mungkin. Karena meyakinkan ibumu tidak semudah yang kamu bayangkan. Jadi, semangat," bisik pria tua itu tepat di telinga Revano sebelum pergi keluar dengan gaya tenangnya. Sebentar, maksudnya ini semua apa? *** "Toko Mama kok jadi lebih luas? Aku baru tau." Ayu yang baru saja membuka helmnya langsung menatap Chandra dengan sombong. "Oh iya! Jelas! Toko siapa dulu!" "Apa sih?! Chandra nanya apa dijawabnya apa." "Hebat, kan Mam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN