Extra Part 2

1361 Kata

"Capek banget ya?" "Iya," jawab Chandra malu-malu. Membuat Rivanya dan Dhiza saling melirik. Padahal mereka bermaksud menyindir Mama mereka bukan menyindir.. "Sampe jam berapa? Tahan banget bisa bangun jam segini! Padahal abis pingsan juga, kan?" "Iya. Kok bisa sih, Chan?" "Eh, apa?" Tanya Chandra polos. Rivanya dan Dhiza tertawa. "Baca lagi al-qurannya! Bukan cuman dipegang!" Sentak Ajeng. Rivanya dan Dhiza langsung bungkam. Kedua wanita itu menatap Chandra dengan tatapan menggoda. Semakin membuat Chandra salah tingkah. "Udah adzan. Nain, adzan. Rev, nanti komat lagi," ujar Alzam di depan sana. Kedua lelaki yang Alzam panggil mengangguk serentak dan mulai menjalankannya. Semuanya langsung berdiri. Merapikan shafnya agar rata. Chandra yang memang baru datang merasakan perutnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN