14.1

1350 Kata

"Sudahlah, kamu tidak perlu memikirkan hal itu lagi, Rev. Nanti juga akan selesai. Keluargamu pasti punya cara." "Iya benar. Semuanya akan selesai dengan uang. Kenapa kamu masih memikirkan hal yang tidak penting?" Sekumpulan lelaki itu tertawa keras. Saling menuangkan cairan dengan bau menyengat itu ke dalam gelas masing-masing. Terkecuali Revano. Lelaki yang masig mengenakan setelan jas lengkap itu terdiam dan merenung sejak tadi. Apa yang teman-temannya bicarakan memang benar. Seharusnya ia tidak secemas ini. Sebab Bisma dan Alzam bilang jika semuanya akan baik-baik saja. Dan tidak ada yang harus ia khawatirkan. Tapi kenapa rasanya tetap menjanggal? Ini adalah masalahnya dengan Chandra yang sudah tumpah ke mana-mana. Tinggal menunggu media yang mengambil jejak-jejak mereka. "Tuangk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN