Bab 58

1303 Kata

Langkah Terakhir yang Keji Setelah upaya fitnah gagal, musuh lama Rafael mengambil cara paling berbahaya: teror langsung. Sore itu, di Rumah Lia cabang Semarang, seorang remaja binaan bernama Aldi (17 tahun) menghilang. Terakhir terlihat keluar untuk membeli makanan. CCTV di luar area menunjukkan sebuah mobil hitam berhenti di pinggir jalan. Aldi masuk, lalu mobil itu pergi. Beberapa jam kemudian, sebuah video dikirim ke email resmi Rumah Lia: > Tampak Aldi, tangan terikat, mulut disumpal. Di belakangnya, latar kosong dan gelap. Lalu suara berat berbicara: “Rafael lupa caranya mati. Maka kami akan ajari.” “Tutup semua cabang Rumah Lia dalam 5 hari. Atau kalian akan kehilangan lebih dari sekadar nama baik.” “Kami tidak takut jadi iblis. Kalian yang salah... telah mencoba jadi mal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN