Terimakasih Pak. Kami nantikan kedatangannya di lain waktu," ucap resepsionis motel dengan ramah ketika Bagas mengembalikan kunci kamar. Dinda menunggu Bagas di sebelah mobil Arkhan. Tak berselang lama, seorang pria mendekat padanya. "Selamat pagi, Bu..." sapanya. "Eh? Ya.. Pa-- pagi," Dinda tersenyum canggung. Sejujurnya ia tak mengenal atau lebih tepatnya tak mengingat siapa pria tersebut. Beberapa saat kemudian Bagas sudah berada di sampingnya. "Pagi, Pak...." Si karyawan beralih menyapa Bagas. "Hem. Pagi.." jawab Bagas cuek. Ia membuka pintu untuk Dinda. "Syukurlah keadaan istri Anda sudah jauh lebih baik, Pak.." Bagas tersentak. Sedang Dinda urung masuk ke dalam mobil. Ia menatap penuh tanya pada Bagas. "Ehm, Ya.. Semalam dia--hanya butuh istirahat," jawab Bagas sekenanya.

