Diani Membuka matanya ketika matahari belum terbit di kepulauan timur Indonesia itu. Jam mungkin menunjukkan pukul enam pagi. Tapi nyatanya, Pulau Tidore masih gelap gulita. Belum ada tanda-tanda matahari menampilkan cahayanya. Diani turun dari tempat tidurnya. Ia mencari jalan menuju ke belakang rumah ini. Setibanya disana, betapa terkesimanya Diani melihat pemandangan hamparan pasir dengan sebuah perahu cepat yang terpakai di belakang rumah. Suara deburan ombak begitu indah ditelinga Diani. Membuat Diani bersemangat melangkahkan kakinya menuju halaman belakang rumah yang seolah langsung menyatu dengan lautan lepas. Sesampainya disana, Diani menikmati deburan ombak di kakinya. Ia menghirup dalam-dalam aroma lautan yang menyegarkan di pagi itu. Setelahnya, memutuskan untuk duduk dengan

