Mobil yang saat ini tengah dia kemudikan pun terparkir dengan asal, Rama tidak punya banyak waktu untuk melakukan segala hal dalam satu hari saja, tergesa bahkan keringat dingin mulai membasahi tubuhnya, mencari ruangan yang sudah diinformasikan sebelumnya, sampai-sampai Rama langsung membuka pintu tersebut dan menggebrak meja dengan kasar. “Katakan, apa yang kamu ceritakan sebelumnya itu bohong atau fakta!” teriak Rama. “Kamu ini kenapa? Harusnya ketuk pintu dulu, ucapkan salam atau apa gitu, ini datang-datang langsung gebrak meja mana teriak-teriak pula,” cetus Agnes, dia merapikan beberapa map terlebih dahulu lalu menghampiri Rama lagi. “Jangan lupa, ini sekolah bukan taman, jangan seenaknya. Untung aja lagi jam istirahat, bagaimana jika ada orang yang lihat lalu berpikiran yang aneh

