Kuhampiri Pak Darwin dengan sorot mata bertanya. Namun dibalas oleh Pak Darwin dengan gelengan kepala. "Jadi kamu yang namanya Delia? Selingkuhannya Dilan?" Wanita berkerudung cokelat yang duduk sebelah kiri langsung bertanya kepadaku dengan tudingan yang tidak kumengerti. Keningku berkerut dengan menatap tajam Dilan. Apa maksud pertanyaan orang tua ini, kenapa dia menyebutku begitu? "Saya Fatimah, Tantenya Dilan. Sejak ayah Dilan meninggal, maka saya yang bertanggung jawab mengurus Dilan," lanjutnya menjelaskan. "Tunggu, apa maksud anda menuding saya begitu? Saya bukan selingkuhannya Dilan. Sepertinya terjadi kesalahpahaman di sini," elakku membantahnya. "Alah, jangan sok polos, kemarin Dilan membatalkan pertunangan kami dan meminta putus, apa coba kalau bukan karena anda, Ibu Delia

