Bab 28

1060 Kata

28 Senin pagi menjelang siang, Farzan tengah berada di ruang rapat kantornya. Sedapat mungkin dia berusaha fokus pada ocehan keempat manajer, yang bergantian menjelaskan laporan hasil kinerja divisi masing-masing. Sekali-sekali Farzan melirik pergelangan tangan kiri untuk mengecek arloji, sebelum kembali memandang ke depan. Irwansyah yang duduk di kursi sebelah kanan sahabatnya, mengamati tingkah Farzan yang tampak gelisah. Irwansyah menggerakkan kakinya untuk menyentuh kaki sang bos yang spontan terkejut dan menoleh ke kanan. Irwansyah menaikturunkan alisnya dua kali, yang dibalas dengan gelengan pelan oleh Farzan. Kendatipun penasaran dengan sikap bosnya, Irwansyah berusaha menyabarkan diri dan menunggu rapat usai. Pria berkemeja hijau muda itu merasa yakin, jika Farzan akan menc

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN