29 Tanti memandangi suaminya yang tengah berbincang dengan Shireen. Kondisi kesehatan Ristin ternyata merupakan gejala yang baru terlihat, dari penyakit tumor otak yang dideritanya. Tanti mengalihkan pandangan pada ranjang di mana Ristin berada. Perempuan berbibir tipis itu merasa kasihan pada Ristin, yang harus menderita sakit yang cukup berbahaya. Sentuhan di lengan kanannya menyebabkan Tanti terkejut. Dia menoleh untuk mengamati Farzan yang balas menatapnya saksama. Tanti membiarkan saat Farzan meraih jemarinya dan meminta dipijat pundaknya. Dia melakukan permintaan sang suami, karena tahu bila saat itu lelakinya tengah gundah. Shireen berpindah duduk di sebelah kanan Farzan. Dia memejamkan mata sembari berdoa setulus hati agar sahabatnya bisa segera sembuh. "Dia menyembunyikan

