30 Bunyi ribut-ribut di depan pintu ruang kerjanya, mengejutkan Farzan. Pria berkemeja putih itu mengerutkan dahi. Dia hendak bangkit, tetapi diurungkan karena pintu terbuka dan Lestari, Ibu Ristin, muncul bersama kedua anaknya. Farzan terkesiap, dan bergegas berdiri untuk menyambut Lestari. Namun, perempuan tua itu justru menamparnya dengan keras. Farzan terperangah sambil memegangi pipinya yang panas. Dia hendak bertanya, tetapi Lestari kembali mengangkat tangan kanannya. "Bu, tahan dulu!" seru Bobby, Adik bungsu Ristin. "Jangan halangi Ibu, Bob. Laki-laki b******k ini harus menerima pelajaran karena telah membatalkan rencana pernikahan secara sepihak!" desis Lestari. "Apalagi hanya selang beberapa hari. Benar-benar jahat!" pekiknya sembari berusaha melepaskan tangannya. "Sabar,

