Bab 33

1140 Kata

33 "Saya terima nikah dan kawinnya Tanti ...." Farzan merapatkan bibirnya sambil memejamkan mata. Ristin menunduk sembari menggerutu dalam hati, karena lelaki bersetelan jas cokelat muda di sebelah kanannya, telah salah menyebut namanya. Beruntung saat itu hanya dirinya, keluarga inti dan kedua saksi yang berada di ruang tamu kediaman penghulu setempat. Sejak awal Ristin sudah meminta walimahan diadakan di tempat itu. Sebab statusnya sebagai istri kedua Farzan tidak boleh diketahui keluarga besar dan para tetangga. "Kita ulang lagi, ya," tukas Pak penghulu sambil memandangi Farzan lekat-lekat. "Fokus, Mas," bisik Bobby yang menjadi wali nikah Ristin, karena Ayah mereka telah wafat beberapa tahun silam. Farzan tidak menyahut. Dia hanya mengangguk sembari menenangkan diri. Sekian

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN