Bab 34

1045 Kata

34 Tanti bergeming. Dia tidak tahu harus menjawab apa, karena benar-benar tidak menyangka bila Farzan akan menyatakan cinta. Pada awalnya Tanti menduga jika mereka akan kembali bertengkar. Namun, ternyata tidak. Perempuan berambut sebahu itu memandangi suaminya yang masih berlutut. Tatapan keduanya bertemu. Tanti terkejut menyaksikan sepasang mata bermanik hitam milik Farzan telah berkaca-kaca. "Ti, tolong maafkan aku," rengek Farzan. "Aku nggak sanggup hidup tanpamu. Benar-benar nggak bisa," lanjutnya sambil mengedip-ngedipkan mata yang kian berkabut. "Aku nggak mau pisah sama kamu. Enggak enak banget rasanya sendirian, setelah sebulan lebih ini kita sama-sama terus," tutur Farzan. "Aku dan Ristin juga sudah sepakat untuk bercerai, setelah dia sembuh nanti. Jadi, kumohon, berikan ak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN