Bab 21

1038 Kata

21 Sepanjang perjalanan menuju Kota Bandung, Farzan dan Tanti nyaris tidak mengobrol. Bila sang lelaki berulang kali melirik istrinya seraya mengulum senyuman, yang dilirik justru berusaha untuk tetap tenang sambil memandangi luar mobil. Debaran jantung perempuan bermata cukup besar itu berkali-kali mengencang, terutama bila Farzan menyentuh tangannya dan menggenggam selama beberapa saat. Sebelum dilepaskan sembari menatap istrinya. Setibanya di kawasan Setiabudi, Farzan menghentikan kendaraan di depan sebuah restoran yang menyajikan menu khas western. Keduanya turun, kemudian jalan bersisian memasuki area yang ramai pengunjung, karena bertepatan dengan waktu makan siang. Tanti memilih meja di tengah dan paling terdekat dengan meja kasir. Seorang pegawai menghampiri dan mencatat pes

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN