66. Calon Mantu

1669 Kata

Kami duduk di meja makan bersama-sama. Priska duduk di samping Robi. Di mana ia duduk berhadapan dengan Anindya dan juga ada Tita adiknya. Ayah Anindya berada di paling ujung. Kemudian di sebelahnya ada sang istri. Makanannya banyak, ada soto ayam, juga ayam goreng lalapan. Minumanya es campur serut yang bisa memudahkan mereka meminumnya tanpa perlu menyendok isiannya. Ada beberapa camilan juga.   “Silakan di makan, sudah waktunya makan siang!” ucap Ibu Anindya—Vivi. Ia menyajikan makanan untuk sang suami—Wendi. Lalu mengambilkan juga untuk anak -anaknya.   “Silakan, ayo, tidak usah malu-malu,” sambung Wendi pada Priska dan juga Robi. Karena mereka masih juga diam dan tidak bergerak untuk mengamil makanan yang ada di sana.   “Iya, Om,” jawab Priska dengan riang. Ia tersenyum ramah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN