65. Kurir?

1056 Kata

Suasana gereja begitu khidmat. Para jemaat duduk dengan tenang. Mendengarkan doa-doa yang diucapkan oleh sang Pendeta. Suara merdu para penyanyi paduan suara menggema. Mengisi seluruh ruangan yang semula hening dan larut dalam untaian doa. Beberapa dari mereka ada yang terisak-isak. Tentu, juga ada yang biasa saja. Salah satunya adalah Priska. Dia duduk dengan tenang. Kepalanya menunduk. Tapi, apa yang sedang dia lakukan? Membuka ponsel dan membaca kisah novel online! Gadis itu kalau duduk di samping Robi mungkin sudah dijewer. Atau dicubit tanpa menunjukkan kekerasan yang sedang ia lakukan dengan jelas di mata para jemaat lainnya. Priska yang hafal kemarahan kakaknya setiap kali ia melakukan itu, memilih mundur. Duduk sedikit menjauh dari jangkauan kakaknya. Para jemaat satu per satu ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN