83. Apa itu Cinta?

2010 Kata

Setelah kejadian di cafe itu. Damar menjadi semakin cemas dengan kedua gadis tersebut. Ia ingin sekali mengikuti mereka hingga sampai di rumah dengan aman. Tapi, ucapan Priska kapan hari itu membuatnya mengurungkan niat baik itu. Ia kapok, juga merasa akan kian kacau nantinya. Jika Priska tahu ia sedang membuntuti mereka. Pasti gadis itu akan mencak-mencak, marah-marah, ngomel-ngomel. Dan ia tidak ingin hal itu terjadi lagi. Mana hubungan mereka sedang tidak baik. Gadis itu masih belum juga datang untuk bimbingan skripsi padanya. Kalau ia ikut campur lagi masalah yang menyangkut akan dirinya. Pasti Priska akan semakin tidak respek padanya. Tapi, ia begitu khawatir.  “Ah sudahlah, kalau ketahuan urusan nanti. Yang penting mereka aman!” ucapnya pada diri sendiri. Mencoba meyakinkan dirinya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN