Leo mendekati Jeana dan membersihkan tumpukan daun maple yang berserakan di kepalanya. Tangan kekar Leo membersihkan tumpukan daun itu dan membuat Jeana terdiam sejenak. “Tuan Leo, apa yang sedang kamu lakukan?” seru Jeana terheran melihat aksi mendadak lelaki itu. “Aku membersihkan ini,” Leo menunjukan daun maple yang menempel di rambut cokelat Jeana. Tanpa ragu, Leo menikmati keindahan rambut panjang Jeana yang terurai sangat cantik. Warna cokelat muda dengan perpaduan kulit putih Jeana dan mata bulat sempurna namun sayup. Jika dipandang dengan dekat, wajah Jeana sungguh sangat manis. “Jangan terlalu lama denganku, aku tidak suka!” seru Jeana. Leo kemudian mundur dan melipat kedua tanganya. “Aku suamimu Jeana Brokas!” tegas Leo. Mata tajam Leo menatap Jeana. Jeana tidak mau

