Bab.28 Mengakhiri Hidup

1035 Kata

  “b******k!” teriak Jeana. Tanganya bergetar, air matanya membasahi pipinya. Hatinya berantakan bahkan hancur berkeping-keping. Malaikat penolongnya begitu jahat menghancurkan harapannya.   “Apa lagi?” teriak Jeana. Dia mengacak-acak rambutnya frustasi. Dia mengacungkan tanganya.   “Jangan dekati aku. b******k!” sahutnya lalu berlari meninggalkan Leo. Air matanya terus mengalir. Sekuat tenaga dia menyeka dan berusaha mengatur nafasnya. Jeana sungguh lemas, dia frustasi. Jeana ingin berteriak sekuat tenaganya tapi dia berusaha menahannya.   “Jeana! Aku bisa jelaska!” teriak Leo tetapi Jeana terus berlari meninggalkan lelaki itu. Hatinya sudah tidak bisa percaya lagi.   Dengan deru nafas yang tersengat-sengat dia kemudian berjalan menuju mobil. Robert sudah berdiri di depan sambil menat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN