Eight - Sweet

1930 Kata

Ara melipat tangan didepan dadanya. Menatap Evan kesal. Sudah sekitar sebulan Ara dan Evan tidak berhubungan. Membuat Evan merindukan wanita itu setengah mati. Panggilannya selalu ditolak dan pesan singkat yang dikirimnya diabaikan. Membuat lelaki itu gila. Tapi, melihat wanita itu berdiri dengan pintu apartemennya dengan tatapan tajam. Evan tahu dirinya akan mendapat omelan setelah ini. "Jadi, kenapa tidak mengatakan kepadaku?" Evan hanya duduk saja disofa. Memandang Ara yang berdiri dihadapannya. "Mengatakan apa?" Ara kesal sekali. Masih saja bertanya. "Kamu dan Aldric saling mengenal." Evan tersenyum. Menarik wanita itu agar jatuh terduduk diatas pangkuannya. "Kamu tidak pernah bertanya." Ara membuang wajahnya. Menolak bersitatap dengan Evan. "Seharusnya kamu mengatakan kepadaku. Apa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN