TwentyTwo-Your Lips, My Lips, Apocalypse

1918 Kata

Amara Violeta Sebagian orang mempercayai bahwa ketika kiamat seluruh dunia artinya akan hancur. Benar-benar hancur dan tak akan ada lagi yang tersisa. Bencana alam seolah bersatu untuk membalas dendam dengan kami makhluk bumi. Hancurnya bumi akan meratakan semuanya. Sudah kukatakan bahwa hanya menurut sebagian orang saja, bukan? Tidak bagiku. Bagiku, pertemuan antara dua permukaan yang berbebeda sudah cukup berhasil menghancurkan kami. Kehilangan akal, bahkan rela disebut gila. Tak masalah asal mendapatkan kepuasan yang setimpal. Nafasnya yang lembut menerpa wajahku. Hangat, bahkan aku tak masalah semalaman seperti ini. Asalkan bersama dia bukan yang lainnya. Ntah sejak kapan aku mulai mencintainya seorang. Menjadikannya pusat hidupku dan pusat kepuasanku secara bersamaan. Rasanya lucu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN