Ace tertidur lelap setelah sekian lama kekurangan tidur. Beberapa hari yang lalu, Ace kesulitan tidur lelap setelah pertarungan dengan Disaster dan sekarang, barulah dia mendapatkan ketenangan. Ace mencium aroma pinus yang berembus lembut di wajahnya. Aroma pinus yang menenangkan, sedikit mengingatkannya pada musim panas di Hilfheim. Dia merasa, aroma ini mirip dengan aroma sang ayah yang cerewet setiap pagi. Ini benar-benar bukan mimpi. Yang bisa Ace lakukan hanyalah sebatas ini saja. Meski dia mendapat kekuatan luar biasa dalam sekejap, Ace merasa dirinya bukan tokoh utama. Dia hanyalah tokoh pendamping yang kebetulan mendapat kekuatan luar biasa untuk membantu tokoh utama, yaitu Niel. Beberapa kali Ace berharap kalau dirinya akan terbangun berteriak di atas tempat tidur seperti yan

