67 "I-iya pak. Ada apa ya pak??" sahut shilla dengan gugup saat guru tersebut tiba-tiba memanggilnya. "Kamu di panggil ke ruangan kepala sekolah sekarang juga." Shilla sedikit kaget mendengarnya. Karena menurutnya dia sangat jarang sekali mendapatkan panggilan seperti ini. Apalagi keruangan kepala sekolah. David yang menjadi teman satu bangkunya pun bertanya heran kepada shilla. "Shill, ada apaan sih??" "Gue juga nggak tau vid." shilla mengedikkan kedua bahunya bersamaan. Ekspresinya kini berubah khawatir. "Shilla, kamu dengar bapak kan??" sahut guru tersebut yang melihat shilla belum juga beranjak dari tempat duduknya. "Eh, i-iya pak. Maaf." shilla akhirnya berdiri dari kursinya, dan berjalan kedepan kelas. "Saya permisi dulu pak." pamitnya pada guru tersebut dengan sopan. "Iya

