“Kita sama-sama paham, kalau untuk sampai ke titik ini tidaklah mudah. Maka dari itu, mari bahagia!” ---- Datang sangat pagi ke sekolah kini memang bukan hal yang baru bagi Aly. Sejak berpacaran dengan Vanila, ia memang menunjukkan perubahan yang signifikan. Aly tak lagi menjadi siswa yang membangkang, ya walau keras kepalanya sudah mendarah daging. Vanila menahan senyumnya saat melihat Aly yang semakin hari terlihat semakin rapi. Tak ada lagi celana abu ketat atau kemeja putih yang tak dimasukkan. Aly kini benar-benar terlihat rapi. Bahkan, mengalahkan ketua kedisiplinan. “Duh, kasihan guru BK sama pak satpam. Sekarang gak punya kerjaan tambahan deh,” goda Vanila. “Gapapa dong. Biarin mereka istirahat,” balas Aly. Pagi ini, Vanila sibuk menurunkan mading dan hendak menggantinya deng

