“Semua kejadian pasti akan berlalu. Baik kesenangan maupun kesedihan. Seharusnya, kita memang sudah siap menghadapi semuanya karena segala kemungkinan bisa saja terjadi dalam hidup. Baik yang terduga ataupun tidak.” ---- Vanila dengan senyum cerahnya memasuki kelas yang sudah hampir semua penghuninya berada di sana. Bukan karena kali ini dirinya telat datang ke sekolah, melainkan ia harus berhadapan terlebih dahulu dengan pembina ekstra kulikulernya. Kabar baiknya, Vanila diizinkan tapi memang kuotanya bertambah. Karena, pihak sekolah mempertimbangkan keberangkatannya jika hanya sendiri. Jadi, sudah diputuskan jika ada dua orang dari ekstra kulikuler jurnalistik yang pergi meliput pertandingan basket tersebut. Bukan tanpa alasan akhirnya keputusan itu disetujui, melainkan karena Vanila y

