32. Second Chance

1412 Kata

“Kesempatan memperbaiki tidak sama dengan kesempatan mengulang sesuatu yang sudah selesai. Yang harus dilakukan selanjutnya, yaitu memperbaiki tatanan hidup yang akan terjadi ke depannya.” ---- Vanila masih setia menunggu Evan yang terbaring lemah dan belum juga sadarkan diri. Ibu Evan yang juga sudah tiba sejak Vanila mengabarinya, tak bisa membendung air matanya. Sambil terus berdoa, wanita paruh baya itu tak melepaskan genggamannya pada tangan Vanila. “Ibu makan dulu,” ujar Vanila lembut. “Ibu mau di sini, nunggu Evan buka mata.” “Vani yakin, kak Evan bakal cepet bangun. Ibu makan dulu, ya. Kak Evan pasti sedih kalau tau ibu gak mau makan.” Vanila memang hanya mencoba menguatkan. Di saat dirinya sendiri tidak tahu harus bagaimana. Ia tahu ponselnya terus berbunyi dan memperlihatka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN