“Aku selalu berharap detik melambat ketika aku bersamamu. Karena semua waktu tidak akan cukup untuk aku habiskan denganmu.” ---- Paginya, keenam siswa-siswi SMA Pertiwi itu sudah mengemasi barangnya masing-masing. Termasuk sampah yang memang tidak boleh mereka tinggalkan. Terutama, di alam terbuka yang masih asri seperti pulau ini. Sebagai generasi muda, tradisi menjaga kebersihan lingkungan harus menjadi kebiasaan. “Aku yang bawa!” ucap Aly yang terdengar seperti perintah, bukan penawaran ketika melihat Vanila yang agak kerepotan dengan ranselnya. Vanila tersenyum tipis ke arah Aly ambil mengencangkan ranselnya. “Aku gak pernah jadi cewek manja, lho, Al,” katanya sambil berjalan mendahului Aly yang masih berdiri menganga mendengar jawaban Vanila. Di mana gadis lain akan merengek memi

