09. Van's Love Story

1109 Kata

"Kita dipertemukan, dipersatukan, tapi kemudian dipisahkan. Kamu tahu arti keseimbangan? Itulah kita. Ada bahagia kemudian luka." ---- Senyum di wajah Vanila sudah terbit sejak Aly membawanya berjalan-jalan. Hanya sekedar duduk di taman, memakan es krim cokelat kemudian meniup gelembung. Rasanya sangat menyenangkan jika kembali pada usia beberapa tahun di bawah saat ini. Tidak ada pikiran yang mengganggu dan hanya tahu bahagia. Vanila menghirup aroma tubuh Aly yang tengah mengendarai motor maticnya. Menenangkan dan menyenangkan, begitu kira-kira yang ia rasakan. Rasanya, ia tidak ingin cepat sampai ke rumah. Matanya semakin menyipit karena tersenyum semakin lebar dan sedikit bengkak sisa menangis. "Jadi, gimana?" Pertanyaan Aly membuyarkan garis-garis indah di pikiran Vanila. "Lumayan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN