10. Evan's Wedding Day

1054 Kata

“Mungkin kamu hanya sebatas pernah, sebatas singgah dan aku harus mengalah. Aku mengerti bahwa kamu tidak bersedia lagi denganku.” ---- Vanila sudah kembali sekolah hari ini, tapi wajahnya masih terlihat lesu. Buktinya, ia hanya duduk dan menelungkupkan wajahnya di atas meja. Padahal, jam sudah menunjukkan waktu istirahat pertama. “Gak ke kantin?” tanya seseorang yang menghampiri Vanila. Anak lelaki itu duduk di bangku depan Vanila dan menghadap ke arah gadis itu. “Vani?” panggilnya lagi. Dengan malas, Vanila mengangkat wajahnya pelan kemudian terperanjat karena wajah anak lelaki itu sangat dekat dengannya. “Apaan sih, Al?” tanyanya malas. Aly terkekeh melihat wajah kusut Vanila. Tidak seperti biasanya yang selalu segar dan ceria. Ia paham bahwa gadis itu masih belum bisa menerima ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN