“Bukankah segala sesuatu yang kita lakukan adalah kehendak kita sendiri? Tapi mengapa harus ada kecewa karena mendengar komentar orang lain?” ---- Sebenarnya, masa rawat Evan masih satu hari lagi. Namun, ia meminta untuk pulang sebelum hari yang ditentukan. Ia tidak mau terlalu lama di rumah sakit. Lagi pula, ia memang sudah pulih. Setidaknya, itu yang terus ia tekankan dalam hatinya. Yang terus ia tekadkan karena ia harus segera pulang. Ia masih menunggu ibunya yang tengah membereskan barang-barang yang sempat dibawanya. Sejujurnya, ia ingin menghubungi Vanila tentang kepulangannya yang tiba-tiba. Namun, jam segini masih menunjukkan waktu sekolah dan Evan tidak mau mengganggu. Mungkin, nanti ia akan mengiriminya pesan. Padahal, ia meminta untuk segera pulang ke Jogja. Tetapi, ibunya me

