“Apapun yang terjadi, kita akan tetap senada, serasa meski kadang jalan kita bersinggungan.” ---- Jika sebelumnya Vanila menemani Evan sampai matahari terbenam, kini gadis itu hanya berkunjung sebentar dengan alasan membagi waktu juga untuk mengunjungi Bima yang juga masih dirawat. Tentu saja, Evan hanya mengiyakan dengan tatapan nanar ketika gadis itu meninggalkan ruangannya. Bagaimana pun, Evan harus sadar kalau yang dikatakan Vanila kemarin itu memang benar adanya. Tapi, entah kenapa setelah mengetahui kenyataan ini dirinya malah merasa kehilangan semangatnya lagi. Ia juga jadi lebih banyak termenung. Ah, ia jadi ingat kalau semalam Alenna meneleponnya. Evan masih belum siap mendengar apapun tentang kelanjutan hubungan mereka saat ini. Tak jarang, perempuan yang masih berstatus seba

