Waktu masih terbilang pagi tapi tak biasanya Clara sudah bangun di jam segini. Biasanya ia masih tertidur pulas menikmati mimpi pagi harinya. Saat ia bangun tadi rumah sudah sepi karena maminya yang sudah pergi mengurus toko sementara papinya sudah pasti berangkat ke kantor. Tinggal tersisa dirinya dan beberapa asisten rumah tangga yang sudah mulai sibuk bekerja menyelesaikan pekerjaan mereka. Ya seperti inilah hari-hari Clara selama di Perth, hanya berdiam diri di rumah. Mau menghabiskan waktu di luar pun ia tak memiliki semangat. Malas menyantap sarapan paginya di meja makan seorang diri, Clara lebih memilih membawa piring sarapannya ke ruang tengah dan menikmati sarapannya sambil menonton tv. Disela-sela kegiatannya menikmati sarapan terdengar suara bel pintu yang terus menerus berb

