HMIR ~ 0018

1037 Kata

"Selamat pagi, Tuan Muda Dariel!" sapa salah satu karyawan bagian resepsionis ketika Dariel datang. Namun, balasan Dariel tetap ketus dan dingin. Tak pernah sedikitpun Dariel memamerkan senyumannya kepada para karyawan yang bekerja di perusahaannya. Dariel melanjutkan langkahnya menuju ke ruang kerjanya. Sepanjang perjalanan menuju ke ruang kerjanya, pasti ada karyawan menyapa, tanda hormat padanya. "Kenapa ya Tuan Muda Dariel tidak pernah senyum, dikit aja. Masa dia senyum hanya untuk Nona Jasmine saja," celetuk salah satu karyawan wanita, terdengar jelas oleh Evellyn. Evellyn tidak terlalu menanggapi, faktanya yang dibicarakan oleh para karyawan di sini ya seperti itu. 'Kira-kira, Tuan Dariel suka tidak ya dengan makan siang yang aku bawakan ini?' Evellyn terus memikirkan hal itu.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN