HALUSINASI

1169 Kata

“Astaga, Nayra?” seru Zafran dengan hati bagai tercabut dari dadanya. Entah mengapa hatinya sakit melihat Nayra terbius tak berdaya seperti ini. Dia melihat ke kiri kanan dan menemukan lorong yang sepi. Entahlah, ini tak seperti biasanya. Hotel yang seharusnya ramai, kini mendadak lengang. “Nay! Nayra!” Zafran menggoyang-goyang wajah Nayra yang lemas tak berdaya, tenggelam dalam pengaruh bius. Jantung Zafran berdegup kencang. Ketakutan melanda hatinya. Zafran ngeri membayangkan sesuatu akan terjadi pada Nayra. “Tidak! Kamu harus baik-baik saja, Nay. Bangun, Nay. Ini Om Zafran, Baby. Bangun, Nayra!” Zafran menggeram panik dan ketakutan. Keringatnya mengucur deras di seluruh tubuhnya. Hatinya menggelegak oleh perasaan tak terima dengan keadaan Nayra yang lemah tanpa daya seperti ini. Denga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN