Bab 29 Sepanjang perjalanan Elena menggerutu tidak jelas, bibir mungilnya tampak mengerucut segala isi kebun binatang pun di sebutkan dengan sangat lancar. "Kamu kenapa sih, El. Dari tadi marah-marah terus, aku gak minta apa pun sama kamu, eh malah uring-uringan gak jelas," "Mau di antar ke mana?" "Hm, apartemen saja," "Oh. Aku pikir, kamu pulang ke rumah Orang Tuamu," "Tidak. Sudah lama aku tinggal sendiri di apartemen, sayang juga kalau di kosongkan terus, mubazir!" "Nisa di mana?" "Ikut Mbak Devi, tinggal di Mansion Mas Dave,” "Uhuk ... kamu manggil apa barusan?" "Maksudnya?" "Kamu manggil Om Dave dengan sebutan Mas ya?" Elena sebisa mungkin menahan diri untuk tidak tertawa. "Terus harus manggil dia apa? toh dia kakak iparku, tambah mbak Devi hamil sekarang ini. Kalau tidak

