“Ketika kenyataan diteorikan, rasanya sulit sekali. Begitupun sebaliknya.” ---- Sandi adalah orang yang paling tidak bisa diajak bicara ketika tengah berada di dapur. Terutama ketika sedang memasak. Katanya, kegiatan ini merupakan kegiatan yang cukup sakral. Jadi, harus dilakukan dengan konsentrasi penuh. Begitupun saat ini, ia mengikuti semua instruksi yang diarahkan Ayu. Tak berbeda dengan Sandi, Ayu juga menjadi sangat serius. Tidak ada gurauan di antara mereka. Hingga satu jam kemudian, keduanya selesai membuat kue tanpa kekacauan. Kecuali, kue yang Sandi buat tidak mengembang karena salah perkiraan memasukkan terigu. Sebenarnya, Ayu ingin menertawakannya. Tetapi, ia juga harus menghargainya karena ini memang pertama kakinya bagi Sandi. Sambil menahan tawanya, Ayu menggeser kue buat

