“Semua hal bisa saja terjadi di dunia ini. Dan fatalnya, kita tidak pernah bisa memprediksikan semua itu.” ---- Arjuna masih terdiam di tempatnya berdiri. Hanya pandangannya yang menatap sang adik dan Alvian secara bergantian. Kalau sebelumnya, Ayu yang kebingungan dengan Arjuna, kini sebaliknya. Ia tidak tahu apa yang harus dibicarakan. Terlalu banyak kebetulan di antara mereka. Padahal, rencananya saat Ayu pulang ia akan langsung menjelaskan semuanya. Namun, kehadiran Alvian yang tidak terduga membuatnya bingung harus berkata apa. “Sore, Bang Juna. Masih inget saya?” sapa Alvian sambil bertanya dan menunjuk dirinya. “Lo, Alvian. Gebetannya Ayu.” “Mas Juna!” Ayu menyenggol lengan Arjuna karena berbicara terlalu frontal. Sebenarnya, baik Ayu maupun Alvian tidak pernah tahu perasaan m

